Kamis, 25 November 2010

Tanaman Hasil Rekayasa Genetika (Transgenik)

Tanaman Hasil Rekayasa Genetika (Transgenik)




Gen-gen asing dapat disisipkan ke dalam sel-sel tanaman dengan cara yang cukup alami.





Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah penyebab infeksi tumor crown gall pada beberapa tanaman. Bakteri ini menyerang tanaman yang luka dan menyebabkan sel-sel tanaman memperbanyak diri hingga membentuk tumor

Agrobacterium tumefaciens
Hal ini dapat terjadi karena Agrobacterium tumefaciens menyisipkan plasmidnya sendiri (Plasmid Ti) ke dalam kromosom tanaman. Plasmid gen bakteri ini bergabung dengan DNA tanaman dan menstimulasi pertumbuhan tumor. Ahli-ahli genetika tanaman telah berhasil menggantikan gen yang membentuk tumor pada plasmid Agrobacterium dengan gen-gen yang berguna bagi manusia. Oleh karenanya, dalam hal ini Agrobacterium tumefaciens berfungsi sebagai vektor.


sumber dokumentasi ipeh

Tanaman transgenik direkayasa dengan menggunakan Agrobacterium tumefaciens untuk memperolah sifat sebagai berikut.

• Menunda pematangan buah



Suatu gen telah disisipkan ke dalam tomat yang dapat menghambat enzim pematangan. Tomat hasil rekayasa (Tomat Flavor savor) dapat bertahan beberapa minggu lebih lama dibandingkan dengan tomat biasa.



• Resistensi (Ketahan) terhadap pestisida dan herbisida



Suatu gen disisipkan ke dalam tanaman pangan sehingga dapat mensintesis protein kristal insektisidal (insecticidal crystal protein = ICP). Protein kristal insektisidal mempengaruhi usus hama seperti ulat atau serangga tertentu yang makan tanaman ini sehingga hama menjadi berhenti makan dan kemudian mati.

• Resistensi terhadap kondisi lingkungan

Misalnya transfer gen dapat menghasilkan tanaman yang tahan kering karena memiliki lapisan kutikula yang lebih tebal sehingga tumbuh baik di daerah kering, tanaman yang berbuahnya seragam, tanaman yang tahan terhadap angin,contohnya adalah tanaman kedelai yang telah dimanipulasi agar memiliki batang yang kuat dengan tinggi yang seragam sehingga lebih tahan angin kencang


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar